Gadget Elektronik Seperti Apple iPod – A Boon or Bane

Itu sudah menjadi kebutuhan. Tapi seperti segala sesuatu di alam semesta, gadget elektronik juga memiliki dua sisi. Saya seorang ibu rumah tangga. Saya ingat dengan sangat jelas malam itu ketika suami saya pulang, berseri-seri dari telinga ke telinga. Dia telah mendapat pengembalian uang yang lumayan besar atas pengajuan pengembalian pajak penghasilannya. Dan reaksi pertama saya adalah belikan saya mesin cuci. Dan saya berada di cloud sembilan saat mesin cuci pertama saya dikirim. Karena saya harus mengakui bahwa saya benci mencuci saputangan kecil dengan tangan.

Selama bertahun-tahun saya mengelilingi diri saya dengan berbagai gadget elektronik. Model terbaru menggantikan model lama. Saya memiliki alasan yang sama setiap kali yang satu ini bekerja lebih baik. Microwave, pemanggang roti, pemanggang, lemari es, penyedot debu, mesin cuci piring, geyser, AC, dan penghangat ruangan daftarnya tidak ada habisnya. Tidak ada rumah tangga hari ini yang lengkap tanpa ini.

Mereka tidak lagi dianggap kemewahan. Mereka membuat hidup kita mudah. Tidak apa-apa ketika nyonya rumah tetap tinggal dan menjaga rumah. Tapi hari ini 99% wanita bekerja. Mereka harus menyeimbangkan rumah dan kantor. Gadget ini adalah teman pembuat rumah mana pun. Gadget elektronik telah menghadirkan hiburan tepat di dalam ruang keluarga kita. Hari ini kita bisa melihat gerhana matahari penuh yang megah terjadi di Kabul sambil duduk di India.

Televisi dan Internet telah menyatukan dunia. Kita semua adalah warga desa global yang besar. Komputer dan laptop sekarang menjadi bagian dari kehidupan komersial di semua tingkatan. Kantor perusahaan, rumah bisnis, kereta api, bank, kantor pos bergantung pada komputer. Pekerjaan, yang biasanya membutuhkan waktu berjam-jam untuk diselesaikan, hanya dilakukan dengan satu klik mouse. Dan Anda dapat membawa kantor Anda ke mana pun Anda pergi jika pasangan Anda tidak keberatan.

Ponsel, iPod, kamera digital, daftarnya tidak terbatas. Teknologi telah membuat hidup kita nyaman dan agak terlalu nyaman. Dan ini menjadi perhatian. Tidak, saya tidak menentang gadget elektronik. Saya menentang ketergantungan kita pada gadget ini. Kami gagal tampil tanpa kehadiran mereka. Mereka dimaksudkan untuk melayani kita dan bukan untuk memerintah kita.

Hari ini kita bisa menyaksikan gerhana matahari terjadi di Kabul, tetapi tidak mendengar teriakan kesusahan di lingkungan kita. Anak-anak kita mulai paham komputer, tetapi mereka belum mengalami kesenangan sederhana memanjat pohon. Kita sudah terbiasa dengan pendingin ruangan sehingga menghirup udara segar membuat kita mual.

Ketergantungan ini membuat kita sakit secara fisik. Lihat angka obesitas di seluruh dunia, terutama negara-negara maju. Daftar penyakit juga tidak ada habisnya seperti gadget yang tak ada habisnya. Jangan jadikan mereka tuan kita.

Jangan biarkan diri Anda ketinggalan zaman dalam hal teknologi. Anda dapat mengunjungi radartekno.com untuk mendapatkan informasi lengkap seputar dunia teknologi, gadget, dan berita nasional.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *